Menulis adalah bagian dari bercerita, bagaimana kamu menyampaikan kata per kata menjadi rangkaian yang enak dibaca tentu bukan kebetulan semata. Kamu bisa mempelajari teknik menulis artikel yang cocok untuk pemula sehingga kamu tidak kebingungan mulai menulis dengan cara apa.
Nah, pernahkah kamu sudah merasa punya ide brilian di kepala tapi ketika sudah menyentuh keyboard di laptop, justru menjadi blank? Sebagai pemula, tentu itu hal yang tidak jarang ditemukan.
Kamu bisa menambahkan sentuhan teknik menulis artikel yang dijelaskan berikut ini agar menulis menjadi kegiatan yang lebih menyenangkan dan tentunya diharapkan bisa bikin tulisan kamu menarik bagi pembaca. Simak sampai akhir, ya!
Tentukan Tujuan Artikelmu
Bagaimana kamu menulis sangat dipengaruhi oleh tujuan dari tulisan kamu dan di mana artikel tersebut dipublikasikan. Misalnya artikel ilmiah tentu saja akan sangat berbeda dengan artikel bacaan ringan yang ditujukan untuk mengedukasi pembaca.
Kemudian, artikel edukasi juga tentu berbeda dengan artikel yang ditujukan untuk iklan atau dikenal juga sebagai advertorial. Di samping itu, platform di mana artikel tersebut juga memengaruhi gaya bahasa dari artikel kamu.
Misalnya artikel yang diupload di Medium personal akan berbeda gaya bahasanya dengan artikel bacaan yang diupload di laman LinkedIn sebuah perusahaan multinasional. Oleh karena itu, sebelum memahami teknik menulis artikel, tentukan terlebih dahulu tujuan dari artikel yang akan kamu buat ya.
Teknik Menulis Artikel
Setelah mengetahui tujuan dan platform dari artikel kamu, mari simak teknik-teknik berikut sebagai upaya untuk membuat artikel yang kamu buat lebih menarik dan tentunya memudahkan kamu saat menulis.
1. Gunakan Hook yang Memikat
5 detik pertama yang dimiliki pembaca adalah penentu emas apakah artikel kamu akan dibaca atau tidak oleh pembaca. Hook bisa kita pahami sebagai penarik ini bisa disisipkan di judul atau headline hingga paragraf pertama dari artikel kamu.
Misalnya pada paragraf pertama topik penulisan judul artikel, daripada menulis “Membuat judul itu harus dilakukan dengan serius.” kamu bisa menggantinya dengan “Tahukah kamu kalau 80% orang hanya membaca judul artikel sebelum memutuskan untuk pergi?”
Hook bisa dimasukkan dengan menyisipkan pertanyaan, fakta unik, data, refleksi, dan lain sebagainya. Dengan semakin banyaknya jam terbang kepenulisan, kamu akan perlahan mempunyai hook yang sesuai dengan gaya kepenulisan kamu sendiri.
2. Teknik Menulis Seperti Berbicara
Ada kalanya pembaca akan merasa lebih dekat dengan pembaca dengan menggunakan kata ganti yang lebih dekat. Hal tersebut membuat pembaca seperti sedang mendengarkan penulis yang sedang berbicara, atau justru terasa dua arah, antara penulis dan pembaca yang sedang mengobrol.
Kamu bisa menggunakan kata ganti persona seperti kamu, aku, atau kita sehingga memberikan kesan yang lebih akrab. Misalnya seperti pada artikel ini, penulis menggunakan kata ganti persona sebagai bagian dari teknik penulisan yang dipilih.
Nah, jika ada kalimat yang membuatmu seolah merasa tersedak saat sedang berbicara, mungkin kalimat tersebut terlalu panjang. Kamu bisa menambahkan tanda baca seperti koma atau titik untuk memberikan jeda. Selain itu, kamu juga bisa menyederhanakan kalimat tersebut agar lebih mudah dicerna oleh pembaca.
3. Tambahkan Pengalaman Nyata
Di tengah gempuran AI termasuk di bidang kepenulisan, kamu bisa menyisipkan sisi humanisme dengan menambahkan pengalamanmu ke dalam artikel tersebut. Karena AI tidak punya pengalaman hidup dan kamu memilikinya, maka di situlah titik keunggulan yang bisa kamu tonjolkan.
Ceritakan pengalamanmu yang berkaitan dengan topik artikel agar pembaca semakin mudah mencerna bahkan membayangkan opini atau gambaran dari topik yang ingin disampaikan. Hal tersebut tentunya membuat pembaca terhubung denganmu sebagai sesama manusia.
4. Jangan Lupakan Editing
Meskipun terdengar sederhana, tapi editing adalah proses akhir yang penting dalam kepenulisan. Sebelum dipublikasikan, sebaiknya lakukan editing yang konkret agar tulisan yang dibuat sesuai dengan tujuan atau bahkan bisa menambahkan poin-poin yang membuat artikel lebih menarik.
Selain itu, kesalahan ketik atau typo juga bisa diminimalkan dengan adanya proses editing. Teknik menulis artikel yang satu ini bisa menjadi nilai tambah juga bila dilakukan cross editing, di mana ada panelis atau pihak lain yang membantu kamu untuk memeriksa hasil tulisanmu.
Menulis artikel bukanlah hal yang rumit tapi juga tidak bisa disederhanakan begitu saja. Kamu bisa memilih berbagai teknik menulis artikel di atas atau bahkan mengombinasikan beberapa di antaranya.
Semoga proses menulis menjadi hal yang menyenangkan dan tidak lagi memberatkan bagi kamu, ya. Ingatlah bahwa menulis diawali dari membaca, dan keputusanmu membaca artikel ini adalah langkah awal yang baik untuk mulai menulis. Semoga artikel ini bermanfaat, ya!

